
Dia adalah manusia yang selalu bingung menentukan arah...
Belok kanan belok kiri atau lurus saja..
Dia hanya tau dia harus terus berjalan tidak boleh berhenti..
Sampai di satu titik, ketika sebuah kebuntuan menghadangnya dari pada memilih berhenti...
dia lebih memilih mundur lagi kebelakang..
Karena yang terpenting baginya adalah terus dan terus berjalan...
Dia adalah manusia yang selalu merasa melewati jalan yang asing..
Mencari entah apa,, berlari entah untuk apa,,
ratusan persimpangan di lewati lalu diabaikan..
hingga kerinduan menjelma menjadi bayangan sepanjang jalan...
ia terus berjalan tanpa tau kapan dia harus berhenti..
seperti perahu tanpa tau harus berlabuh dimana...
seperti kumbang yang tak pernah menemukan bungan...
ia terus,, terus,, dan terus berjalan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar